Minggu, 09 Oktober 2016

Audit/Evaluasi

by: Pak Zam Zamy


Evaluasi bertujuan untuk memeriksa seberapa jauh karya-karya PR berjalan dengan baik.
Layaknya, audit dilakukan oleh pihak ketiga agar dapat diperoleh hasil yang jernih dan obyektif. Walau pada posisi terakhir, evaluasi justru sering menjadi awal dari sebuah usaha baru.
Riset PR harus terus berlangsung, terus mengevaluasi proses dan lingkungannya dan memberikan informasi baru untuk meneruskannya.
Riset evaluasi bermanfaat dalam menilai dan mengkaji program yang sudah ada serta adanya keperluan bagi program PR untuk mendapatkan penguatan dukungan organisasi.
 
Tiga Tingkatan Evaluasi Usaha PR
  1. Persiapan. Mengkaji kecukupan dari informasi yang anda kumpulkan, kecocokan isi pesan dan format, serta kualitas pesan itu sendiri.
  2. Implementasi. Mengukur jumlah pesan yang terkirim (distribusi), jumlah pesan yang memperoleh tempat di media, jumlah orang yang menerima pesan, dan jumlah orang yang mengikuti pesan tersebut.
  3. Dampak. Menghitung jumlah/persentase audiensi yang mempelajari isi pesan, yang mengubah opini mereka, yang mengubah sikap mereka, yang berperilaku sesuai yang diharapkan, dan menentukan apakah masalah terselesaikan atau tujuan telah tercapai.


Berbagai Bidang yang Biasa Digunakan dari Aktivitas Pengukuran Evektivitas PR:
  • Liputan media dan pengaruhnya
  • Ukuran kegiatan
  • Mulut ke mulut dan medi sosial lainnya
  • Pesan berbasis web
  • Penguatan reputasi perusahaan


Empat dimensi pengukuran yang dapat diterapkan dalam menilai dampak dari setiap kampanye PR
  1. Cakupan audiensi
  2. Respon audiensi
  3. Dampak kampanye
  4. Teknik pemantauan lingkungan


Sumber Kesalahan Pengukuran
  • Volume tidak setara dengan hasil. Tumpukan kliping vs pengaruh kliping kepada audiens.
  • Estimasi bukanlah pengukuran. Tidak ada tempat bagi kerja berbasis asumsi dalam sistem pengukuran. Urusan dana.
  • Sampel harus representatif. Harus dipilih secara ilmiah dan sistematis.


Sumber Kesalahan Pengukuran
  • Tak ada hubungan langsung antara jumlah usaha praktisi PR lakukan dalam mengkomunikasikan pesan dengan jumlah pengetahuan yang diperoleh publik.
  • Kadar kesadaran yang tinggi tidak dapat serta-merta dijadikan indikasi bahwa usaha PR telah berjalan efektif. Kefamilieran tidak otomatis berarti bahwa telah terjadi opini yang positif.
  • Sikap bukanlah perilaku. Tidak tepat beranggapan bahwa sikap yang menyenangkan akan menghasilkan perilaku yang diinginkan.  




Aksi dan Komunikasi

by: Pak Zam Zamy


Praktisi PR sebagai bagian dari tim manajemen sebuah organisasi harus terlibat dalam proses pembuatan keputusan untuk memastikan bahwa organisasi melakukan tindakan positif dan bertanggung jawab secara sosial.

Difusi
Bagaimana cara ide-ide baru diadopsi dalam sebuah masyarakat.
Dua kategori karakteristik individu dari setiap audiensi target:
  • Utama; menengah; dan moderat
  • Laten; sadar; dan aktif

Sistem klasifikasi ini untuk membantu menentukan seberapa jauh sebuah publik siap dan dapat merespon setiap aksi yang direncanakan.
  1. Publik utama: kelompok yang kepadanya sebuah aksi diarahkan.
  2. Publik menengah: individu memiliki kontak langsung dengan audiensi utama dan dapat menyampaikan pesan kepada mereka.
  3. Publik moderat: kelompok yang berbagi tujuan yang sama atau filosofi pengarah yang sama dan dapat memberi dampak pada publik utama
  4. Publik laten: tidak memiliki kesadaran akan kebutuhan untuk berubah.
  5. Publik sadar: menyadari akan sebuah kebutuhan, tetapi tidak memiliki kemauan untuk bertindak seperti menerima ide baru.
  6. Publik aktif: sadar dan siap untuk melakukan sesuatu. 

Ada 5 langkah yang menjelaskan bagaimana manusia dipengaruhi untuk dapat berubah
Kesadaran:
  1. Sadar akan ide/praktek walau pengetahuan terbatas.
  2. Minat/ketertarikan. Mulai mencari info ide itu lebih banyak
  3. Evaluasi. Mulai menerapkan ide pada situasi sendiri dan berusaha memperoleh banyak info serta membuat keputusan untuk mengujicobakan ide baru tersebut.
  4. Percobaan. Penerapan aktual dimulai. Biasanya pada skala kecil.
  5. Adopsi. Segera setelah ide terbukti bermanfaat, maka akan diadopsi oleh audiensi target.


5 saluran pengaruh dasar dalam proses adopsi
  1. Media massa
  2. Perantara bias. Mengambil keuntungan dari adopsi orang lain (mis: sales)
  3. Pihak ketiga yang tidak bias. Kelompok konsumen; agen pemerintah; yang memiliki kredibilitas
  4. Orang penting lainnya. Teman, keluarga, dan orang lain
  5. Pengalaman pribadi 

Praktisi PR merupakan komunikator kunci dalam sebuah organisasi.
Menulis merupakan alat utama bagi kerja seorang komunikator, tetapi praktisi harus menguasai berbagai gaya penulisan.
Struktur penulisan dengan piramida terbalik dipandang sebagai sesuatu yang penting karena struktur ini digunakan oleh kebanyakan jurnalis. Gaya penulisan lain seperti menulis untuk internet juga dipandang perlu untuk dikuasai.

Tips Menulis Efektif
  • Gunakan kata-kata singkat dan sederhana
  • Gunakan kata, kalimat serta paragraf pendek dan sederhana
  • Tulis dalam bentuk aktif bukan pasif
  • Hindari penggunaan slang dan jargon
  • Gunakan kata sifat dan kata kerja dengan hemat
  • Singkat
  • Spesifik
  • Sampaikan alasan atas opini


Pemilihan Media 
3 pertimbangan dasar dari pemilihan media:
  • Audiensi
  • Waktu yang tepat
  • Anggaran



Tugas Manajemen Public Relations

Pak Zam-Zamy

Kegiatan PR terbagi atas 4 tahap yaitu Riset, Perencanaan Program, Aksi dan Komunikasi, dan Evaluasi. Untuk menunjang keberhasilan kegiatan PR tersebut, ada beberapa poin yang harus diperhatikan di dalamnya, antara lain:

A.  Pembagian Tanggung Jawab
Pembagian tanggung jawab adalah hal yang sangat penting dalam melaksanakan berbagai kegiatan. Hal ini bertujuan agar masing-masing anggota dapat melaksanakan tugasnya dengan fokus dan tidak terjadi tumpang tindih tugas. Jika tim sudah dibagi berdasarkan tugas masing-masing, maka pekerjaan akan berjalan lebih efektif dan efisien.

Contoh: Pembagian Divisi Public Relations dalam 3 bagian yakni Institusional Relations yang bertugas menjalin hubungan dengan perusahaan, lembaga lain, maupun masyarakat non lembaga; Media Relations bertugas menjalin hubungan dengan media-media demi proses penyampaian informasi ke masyarakat dengan lebih mudah; Goverment Relations bertugas menjalin hubungan dengan pemerintah.

B. Penyusunan Jadwal
Penyusunan jadwal diperlukan agar kegiatan PR lebih tertata atau sistematis. Penyusunan jadwal bisa dilakukan setelah rencana program disusun. Jadwal yang disusun dapat meliputi waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan PR, yang tentunya juga menyesuaikan dengan pihak yang terkait dengan pelaksanaan suatu kegiatan.

Contoh: Dalam kegiatan PR jadwal sudah tersusun mulai dari pelaksanaan riset, koordinasi dengan internal perusahaan untuk menentukan strategi selanjutnya, pertemuan dengan media hingga perencanaan promosi agar pekerjaan PR lebih sistematis dan teratur.

C.  Anggaran
Perencanaan anggaran merupakan hal yang tidak dapat dilepaskan dari pelaksanaan suatu kegiatan. Hendaknya anggaran yang direncanakan oleh PR sesuai dengan bentuk strategi dan budget yang dimiliki perusahaan.


Contoh: PR merencanakan anggaran untuk kunjungan dan konferensi pers ke perusahaan, kegiatan ini mungkin tidak memerlukan biaya yang terlalu besar. Namun bila PR ingin membangun citra perusahaan melalui promosi dan bekerja sama dengan bidang Marketing maka anggaran yang diperlukan sangat besar, dan PR harus berhati-hati dalam menyusun strategi agar kegiatan efektif, dan apa yang sudah dikeluarkan perusahaan sebanding dengan pendapatan perusahaan. 





by: Airin Puti Alivia/ 1443010062/ Kelas A

Minggu, 11 September 2016

Proses Public Relations

By: Pak Zam Zamy

4 langkah proses PR terdiri dari:
  • Definisi Permasalahan (Analisis situasi), yakni mencari data dan fakta mengenai apa yang sedang terjadi sekarang di masyarakat.
  • Perencanaan dan Program (Strategi), yakni menyusun dan merencanakan strategi untuk menanggapi masalah yang sedang terjadi tersebut.
  • Aksi dan Komunikasi (Implementasi), yakni bagaimana dan kapan kita bertindak dan mengatakan hal tersebut.
  • Evaluasi program, yakni melakukan penilaian terhadap apa yang sudah dikerjakan dan mencari solusi/ masukan di masa yang akan datang.

Mendefinisikan Masalah: Riset

Pengumpulan fakta dapat melalui:

  • Riset: pengumpulan data primer,pengolahan data, perumusan data
  • Data-Data Sekunder
  • Content Analysis, yakni analisis berita dari media-media utama
  • Clipping Service, yakni berita yang dianalisis disebar kepada eksekutif yang berkepentingan dan dimintai komentar. Berita-berita tertentu perlu diumumkan kepada karyawan
  • Survei
  • Konsultasi
  • Pengumpulan fakta dari para pemimpin opini
  • Membentuk acara khusus yang memberi kesempatan kepada pihak tertentu untuk memberi masukan 
Penelitian
Dibutuhkan untuk mendapatkan fakta atas simtom masalah dan untuk melakukan evaluasi. Penelitian terdiri dari:
Penelitian Informal
PR mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya yang menyangkut opini dan sikap karyawan terhadap pekerjaan. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui masalah dalam perusahaan dan hubungan unsur lain di luar perusahaan.
Penelitian ini dilakukan atas pertimbangan anggaran PR yang belum memadai serta mencegah timbulnya keresahan bila perusahaan melakukan pemeriksaan secara informal.
Teknik Riset Informal
  • Menyimpan dokumen/database.
  • Kontak utama. Opinion leaders dalam komunitas, industri atau organisasi.
  • Komite khusus. Kelompok penasihat.
  • Kelompok fokus. Sejumlah kecil orang yang memiliki karakteristik demografis yang berdekatan.
  • Pemantauan informal. Memonitor laporan berita, baik cetak, elektronik maupun internet. Pengecekan surat masuk, telepon dan laporan penjualan.
  • Internet, Perpustakaan, dan Sumber Database.

Penelitian Sekunder
Data yang telah dikumpulkan dan diolah oleh pihak ketiga. Data-data yang dipublikasikan dan perpustakaan. Praktisi PR harus membiasakan diri melakukan skimming atas berita-berita pokok dan membaca secara intensif artikel yang ada kaitannya dengan suatu lembaga.
Penelitian Formal
Biasanya menggunakan jasa riset dan perusahaan konsultan lain. Melalui Wawancara mendalam; FGD atau penelitian statistik. 
Alasannya:
  • Memerlukan keahlian profesional yang membutuhkan ketekunan dan pengalaman.
  • Memerlukan obyektifitas.
  • Menyita bayak waktu.

Teknik Riset Formal
  • Analisis Isi. Menghitung verbal content dari pesan tertulis/lisan yang sudah ditranskripsikan. Kiping berita; chatroom; laporan tahunan dan publikasi lain dari pesaing.
  • Riset survei. Pengujian secara hati-hati dan terperinci terhadap pengetahuan, persepsi, sikap dan opini dari anggota masyarakat yang beragam. Data demografis dan data opini.
  • Riset Eksperimental: Eksperimental laboratorium, Eksperimental lapangan


Perencanaan Program PR berdasarkan kepada Analisis Lingkungan Situasi dan Kondisi sebagai berikut: (Cutlip, Center & Broom)
  • A searching look backward. Penelusuran masa lampau atau sejarah organisasi untuk menetapkan faktor-faktor yang memegang peranan penting dalam situasi yang terjadi.
  • A deep look inside. Penelaahan terhadap fakta-fakta dan pendapat yang dipertimbangkan dipandang dari sudut tujuan organisasi dan kemampuan internal organisasi.
  • A wide look around. Melihat kecenderungan-kecenderungan yang ada pada berbagai aspek (politik, sosial dan ekonomi) di sekeliling kita serta situasi dan kondisi saat ini untuk rencana mendatang.
  • A long, long looks ahead. Jauh memandang ke depan. Tujuan dan pelaksanaan program organisasi ditentukan berdasarkan misi organisasi yang cukup realistik dan kemudahan dalam mencapai tujuan.

Pokok Perencanaan PR
  • Rencana Strategis: Rencana jangka panjang. Dibuat oleh manajemen level atas. Memuat keputusan terkait dengan tujuan utama organisasi dan kebijakan dalam mengimplementasikannya. Memprediksi masa depan.
  • Rencana Taktis: Mengembangkan keputusan spesifik tentang apa yang akan dilakukan pada stiap level organisasi dalam rangka melaksanakan rencana strategis. Fokus perhatian dengan kejadian pada operasi harian suatu organisasi.

Tiga dasar Hakiki agar Rencana Program PR dapat berhasil dengan baik
  • Harus dibuat dengan teliti dan didukung pihak manajemen
  • Harus mempunyai tujuan
  • Dilakukan pengarahan mengenai rencana program tersebut

Faktor Utama Rencana Program
  • Kegiatan dituangkan dalam bentuk proposal perencanaan kerja PR
  • Perencanaan anggaran
  • Perizinan dari pihak berwenang
  • Strategi pelaksanaan suatu kegiatan
  • Rapat/ pertemuan periodik
  • Perekrutan karyawan beserta jobdesc-nya
  • Penyediaan sarana untuk hal-hal yang tak terduga




Minggu, 04 September 2016

Manajemen Public Relations dalam Organisasi

Dosen: Bu Diana

Akhiran 's' pada Public Relations memiliki arti bahwa tugas PR adalah berhubungan dengan banyak pihak. Selain itu PR juga menjalankan fungsi komunikasi 2 arah antara lembaga dan publik untuk mencapai tujuan organisasi. 
Untuk itu PR haruslah diletakkan pada posisi yang strategis, yakni di leher organisasi, karena PR berkaitan dengan keputusan kebijakan pimpinan untuk organisasi dan publiknya. Tapi yang terjadi di lapangan malah sebaliknya, PR di Indonesia berada di bagian bawah struktur bersama staff lainnya.

Peran Strategis PR dalam Manajemen Organisasi
- Mengevaluasi opini publik
- Mengidentifikasi kebijakan dan prosedur organisasi untuk kepentingan publik
- Merencanakan dan melaksanakan program kegiatan: yang diawali dan diakhiri oleh penelitian sebagai pijakan
- Menciptakan dan mengembangkan persepsi baik organisasi perusahaan, lembaga, atau produknya terhadap masyarakat bagi masa depan organisasi/ perusahaan dan produk


Manajemen PR secara Operasional/ Pelaksanaan
PR berfungsi melaksanakan:
a. Penelitian untuk data primer dan sekunder, untuk mengetahui fakta yang terjadi dalam publik
b. Perencanaan, Penyusunan suatu program acara yang berdasarkan fakta di lapangan
c. Pengkoordinasian, PR melakukan koordinasi antara pihak yang terkait dengan program
d. Produksi, yakni upaya mendukung perluasan pemasaran produk yang berpengaruh pada perusahaan. Contohnya: perusahaan AQUA menepis kabar buruk dengan secara rutin menerbitkan banyak berita baik mengenai perusahaan, misal kegiatan-kegiatan CSR yang bertujuan menanamkan citra yang baik tentang AQUA di benak masyarakat setelah tersiar kabar bahwa kegiatan produksi perusahaan AQUA sudah mengeksploitasi alam,
e. Partisipasi khalayak/ komunitas, yakni komunikasi timbal balik sebagai bentuk kontribusi
f. Nasehat, PR diharapkan bisa memberi masukan pada pimpinan dalam penyesuaian kebijakan untuk kepentingan umum.


Tahapan dalam proses PR
1, Menentukan Masalah
Pada tahap ini PR mencari data-data dan informasi mengenai fakta yang terjadi di masyarakat untuk menjadi pijakan langkah selanjutnya.
Contoh: PR mendata jumlah masyarakat yang resah untuk mengkonsumsi Bakmi Spesial karena diduga mengandung bahan berbahaya, mendata jumlah masyarakat yang tidak resah, dan masyarakat yang tidak menjawab survey.
2. Perncanaan dan Penyusunan Program
Mengadakan program untuk menjawab apa yang harus dilakukan. Contoh: mengadakan tour perusahaan untuk wartawan, mengadakan press confrence, mengambil ploting agar kunjungan media dapat di exphose.
3. Aksi dan Komunikasi
Contoh: Mengundang pakar kesehatan untuk meneliti produk dan menyampaikan hasil penelitian itu pada masyarakat melalui pakar kesehatan itu sendiri untuk memperkuat persepsi masyarakat tentang kualitas produk Bakmi Istimewa yang baik.
4.Evaluasi
Menganalisa apakah kegiatan PR sudah efektif, apabila belum, maka bisa dialihkan ke marketing untuk meningkatkan penjualan produk.

Definisi Manajemen Humas
  • Manajemen humas adalah proses penelitian,perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh organisasi.Proses manajemen humas biasadilakukan oleh seorang praktisi dalam kegiatanhumas.Menurut Frank Jeffkins, humas merupakan segala sesuatu yang terdiri dari semua bentuk komuikasi berencana, baik ke dalam maupun keluar, untuk mencapai tujuan khusus, yaitu pengertian bersama.
  • Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan dengan pelaksanaan gagasan , perencanaan dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.
  • Taktik adalah cara mencapai tujuan ditingkat operasinal pelaksanaan yang mempunyai rentang tertentu.




Sabtu, 27 Agustus 2016

Pengertian PR & 4 Model PR menurut Grunig

Pernah nggak sih, denger istilah Public Relations?


Kalau kata orang istilah ini nggak ada bedanya sama Humas (Hubungan Masyarakat). Tapi, kalau diperhatikan lebih dalam lagi soal PR dan Humas, ternyata ada perbedaan tersendiri di antara dua istilah tersebut.

Humas merupakan mediator antara perusahaan/ organisasi dengan masyarakatnya. Sedangkan, Public Relations sendiri bertugas sebagai mediator di antara publik internal dengan publik eksternal.

Yang termasuk dalam publik internal adalah stakeholder, staff, manager, atau orang-orang yang berkaitan dengan manajemen perusahaan/ organisasi. Dan masyarakat termasuk dalam publik eksternal. Jadi perbedaan Humas dengan PR ada pada luas lingkupnya.

Lalu, apa sih arti dari PR sendiri? Berikut pengertiannya menurut para ahli  

  • PR adalah usaha perencanaan untuk mempengaruhi pendapat menjadi karakter yang baik dan tanggung jawab pelaksanaan berdasarkan kepuasan komunikasi dua arah antar sesama. (scott m. Cutlips and allen h.center)
  • PR adalah sebuah fungsi manajemen yang berkaitan dengan usaha untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan (mutually beneficial relationship) antara sebuah organisasi dengan publiknya. (Cutlip, Center dan Broom) 
  • PR merupakan keseluruhan upaya yang dilangsungkan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya. IPR (Institute of PublicRelations)
Sesuai dengan definisi di atas, PR berkaitan dengan komunikasi dua arah. PR harus bisa menjadi mediator baik di dalam organisasinya (publik internal) maupun dengan masyarakat (publik). Seorang PR harus bisa melakukan persuasi atau mempengaruhi seseorang agar sesuai dengan visi dan misi organisasi. Tapi selain itu, PR juga harus bisa menampung aspirasi masyarakat/ mengikuti perkembangan opini publik demi pertanggung jawaban kebijakan umum organisasi.

Melihat tugas PR sebagai mediator, seorang PR profesional berawal dari bagaimana ia membangun karakter dirinya. 

Karakter yang seharusnya dimiliki PR merupakan perpaduan seni dengan profesional yang baik dalam kemampuan manajerial,teknis, motivator, komunikator,perencanaan, pelaksanaan, dan hingga mengevaluasi program kerja.
Oleh karena itu, seorang PR sebaiknya memiliki karakter sebagai Creator, conseptor, mediator, problem solver.


4 Model PR menurut Grunig
James E. Grunig adalah tokoh yang sudah lama berkecimpung di dunia Public Relations. Beliau membagi 4 Model PR sebagai berikut:

Press Agentry
Press Agentry disebut juga dengan Agen Pemberitaan yakni sebuah model dimana informasi bergerak satu arah – dari organisasi menuju publik. Model seperti ini kerap digunakan di sebuah organisasi atau perusahaan yang mana tujuan dari organisasi atau perusahaan tersebut memahamkan audience/masyarakat. Dari beberapa asumsi model ini adalah bentuk paling tua dari Public Relations, sepemahaman dengan pengertiannya, Press Agentry diartikan sama dengan hal-hal seperti Publisitas dan Promosi (Lattimore – Baskin : 2010).

Model Press Agentry kerap digunakan dalam urusan pengembangan-pengembangan  perusahaan, untuk menciptakan citra baik nama perusahaan atau organisasi mereka dan menarik perhatian para konsumen atau audience termasuk dalam menggunakan taktik. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan hampir semuanya mengarah ke taktik Propaganda, dimana seseorang atau sekelompok kumpulan berusaha mempengaruhi atau mempersuasi orang lainnya dengan berbagai cara, seperti contohnya jika dalam sebuah perusahaan ingin menampilkan produk barunya maka ia akan menampilkan menggunakan iklan dan mendesain berbagai cara agar iklan tersebut menarik perhatian konsumen
Contoh: Iklan OREO yang menggunakan animasi/ kartun untuk mendapatkan positioning tertentu di benak masyarakat.

Informasi Publik
Model ini bertujuan memberi Informasi bukan untuk publisitas atau promosi. Dalam konteks komunikasi penyampaian berita tetap berjalan satu arah sama bersama Model Press Agentry, dimana sebuah Subjek berusaha menyampaikan pesan yang dimengerti komunikan dengan secara tidak wajib menanggapi umpan balik.
Dalam hal ini PR bertindak sebagai Journalist in residence, artinya bertindak sebagai wartawan dalam menyebarluaskan informasi kepada publik dan mengendalikan berita atau informasinya kepada media massa. Bentuk ini lebih baik dan mengandung lebih banyak kebenaran karena penyebarannya melalui news latter, brosur dan surat langsung (direct mail).
Contoh: Pihak situs jual beli online LAZADA, mengirim e-mail kepada customernya bahwa pengiriman akan diliburkan pada Hari Raya Idul Fitri. E-mail tersebut hanya berperan sebagai informasi saja pada masyarakat  mengenai perusahaannya tanpa mengharuskan customer membalasnya.

Model Asimetris Dua Arah
Model ini memandang Publik adalah objek yang harus dipahamkan dengan informasi yang kita kucurkan, namun meskipun begitu model ini tidak lebih mempertimbangkan feedback audience seperti Model Informasi Publik dan Perbedaan nya tidak membuat mereka berdiri terlalu jauh antara satu dengan yang lainnya, model asimetris dua arah ini lebih menarik audience untuk menyesuaikan diri dengan organisasi bukan organisasi yang menyesuaikan dengan audience.
Contoh: Penggantian minyak tanah ke gas yang dicanangkan pemerintah, di dalam program ini pemerintah melakukan komunikasi dua arah dan tidak menutup diri atas pertanyaan masyarakat juga komplainnya terhadap masalah bagaimana penggunaan kompor gas yang memang sebagian besar masyarakat masih sangat asing dalam menggunakan kompor gas, dengan menerjunkan beberapa kelompok orang untuk mendatangi rumah-rumah dan memberikan pengarahan cara menggunakan kompor gas juga menerjunkan para teknisi untuk memperbaiki kompor gas yang rusak akibat kesalahan penggunaan kompor gas tersebut. 
Dan program ini tidak didahului dengan riset tentang penggunaan minyak tanah oleh masyarakat Indonesia, pemerintah tidak melihat kepentingan masyarakat hanya kepentingan pemerintah saja agar minyak di Indonesia tidak habis dan produksi gas bisa meningkat penjualannya.

Model Simetris Dua Arah
Model Simetris dua arah lebih menimbang pada penyesuaian diri antara organisasi dengan publik. Mereka berfokus pada penelitian dan riset terhadap target pasar yang akan mereka tuju.
Dalam bukunya Public Relations Profesi dan Praktik : 2010, disampaikan bahwa Grunig menciptakan nama lain dari model ini, mixed motives, collarobative advocacy dan cooperative antagonism. 
Grunig juga mengatakan bahwa Model ini adalah Model yang paling etis. Model Simetris Dua Arah merupakan Model yang berhasil dalam penyampaiannya kepada publik dan mengikat keduanya dalam komunikasi yang efektif. Dalam tatanan organisasi sebuah pencitraan baik akan timbul jika konsumen memberi feedback positif begitu pula karena Publik adalah Penentu bagaimana sebuah Organisasi berrhasil dalam pengaturan di dalamnya.
Contoh: Perusahaan ENERGEN mengadakan riset tentang masyarakat yang masih melalaikan asupan gizi dalam sarapan. Melalui hasil riset tersebut, kemudian perusahaan ini mengajak masyarakat untuk sadar gizi sarapan dengan produk mereka melalui gerakan/ kampanye "Sarapan Sehat Sebelum Jam 9".
Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya memperhatikan kepentingan perusahaan, tapi juga menyesuaikan diri dan mencari solusi atas fakta yang terjadi di masyarakat, yang sekaligus dapat menguntungkan perusahaannya. 






Jumat, 26 Agustus 2016

Mungkin Jadi Hobi?


Akhirnya semester 4 yang "penuh" dengan tugas praktek terlewat juga hehehe- meskipun ada yang nggak sesuai target, it's okay, yang penting semua udah terlewati dengan (diusahakan sangat) baik.
Dan..... semester 5 ini tentunya aku bakal ngeblog lagi, bisa tentang tugas, bisa tentang lifestyle, tentang apa ya.... banyak deh kayaknya.

Btw, aku belum nemu nama pengganti dari Sugar & Salt, biar nggak fokus banget ke kuliner sih, karena kayaknya (semoga) aku bakal jadiin blog ini sebagai tempat untuk menuangkan apapun yang lagi pengen aku tulis karena beberapa minggu lalu terinspirasi dari seorang Blogger. Bahasa gampangnya jadi hobi gitu deh. hehe. hehe. hehe.

Semoga (lagi) aku bisa dapet nama yang cocok untuk blog aku ini. So, happy reading blogger friends! -xx-


0

Sabtu, 04 Juni 2016

Terang Bulan Rainbow

Terang bulan rainbow ini emang lagi ngetren banget nowadays di Surabaya.. Terletak di daerah Surabaya Timur, dekat ITS.. Tepatnya di Raya Mulyosari. Terbulnya enak, I love it. Adonannya beda dari yang lain, cenderung tipis but still fine. Empuk and chewy.. Still good meskipun adem.

Ada dua pilihan butter, tapi menurutku mending pake yang biasa aja, karena kalo pake yang mahal jadi too buttery dan.. eneg. Terlalu berminyak.

Terang bulan dengan topping aneh - aneh dan premium memang lagi hits banget. Tapi kalo yang rainbow baru satu ini loh, berani coba?



For me, terbul dengan harga segini emang pricey. But back, ini using topping premium dan ga pasaran banget! Dimana lagi ada terbul dengan topping 'mint'? Yummy! Mint were my favourite flavour.. So, I'm really excited. Selain mint, ada banana, strawberry, greentea (i love it even more), oreo, cheese, mango and ovomaltine.

The mango one bener2 enak juga. Rasanya jadi mirip2 pudding.. Haha ga deng.

Range Harga: IDR 90k


Terang Bulan Premium

Jln. Raya Mulyosari No. 45 Surabaya
Opening Hour: 17.00-22.30
CP: 08973837883






0

Spikoe Resep Kuno

Berhubung sebentar lagi bulan puasa... makanan yang satu ini nggak pernah terlewatkan. Biasanya, saya memesan spikoe untuk lebaran, tapi pesannya harus dari jauh hari karena cepet banget ludesnya hehehehe.



Spikoe Resep Kuno menyediakan bermacam variasi spikoe, yaitu:
  • Spikoe Raisin
  • Spikoe Prunes
  • Spikoe Tanpa Kismis


Range Harga: IDR 75k-270k

Selain itu kita juga bisa pesan Spikoe Resep Kuno dengan kemasan sesuai keinginan kita. Ada yang spesial Idul Fitri, Natal, hingga perayaan satu bulanan bayi. Wahh langsung pesen aja yaaa buat kalian yang pengen cobain Spikoe di hari lebaran nanti. Buruann sebelum kehabisan! hehehehe.


SPIKOE RESEP KUNO
Jl. Rungkut Madya No.41, Gununganyar, Rungkut, Kota SBY, Jawa Timur
Telepon:(031) 8711292

0

Jumat, 03 Juni 2016

Kue Cubit Sabisih

Sudah pernah mencoba Sabisih sebelumnya, yang dicabang pertama. Lokasinya di Wisma Permai, disana antrinya gabanget dan baru buka mulai jam 5 sore. Jadi males banget buat antri.. Then, mereka buka cabang di Menur. Tempatnya nyempil, and super imut! Parkirannya luas, but gabisa buat banyak2 orang. Selain itu, disini ada makanan berat, roti bakar, kue cubit, choco soil, dan lain-2! Minumannya juga beragam.

Awalnya aku juga muter2 buat nyariin alamatnya, kalau dr arah ngagel di kanan jalan, sebelah bengkel or kind of kost-2an.


Kue Cubit Bubblegum Froot Loops + Pebbles
18.000 IDR


I thought kalo toppingnya di mix bisa, eh malah keitung dua jadi 8.000=)) Stupid me.. Anyway, ini taste good banget, setengah matengnya puol, dan adonannya ga eneg dan tidak berasa tepung gitu. Topping fruity2 selalu jadi favoriteku. Disajikan dan ditata dengan sangat cantik, liat deh difoto dibawah ini, gemes banget kan? *brb balik ke sabisih*


Kue Cubit Taro Nano 
16.000 IDR


Yang taro juga enak banget. Yummy... Taro lovers, must try this! Topping nano ini including meises, cheese, marshmallow, pebbles, and oreo. And i'm screaming for the pebbles one!


Sabisih 2
Jln. Raya Menur No. 29E
Surabaya Timur
Near UNAIR B
WISMA PERMAI II nomer 1 










0

Pinchy.Cake

Nomnom.. New place for 'nyubit' at Surabaya. Anyway, this kue cubit bener bener UENAAAK I love this one! Adonannya perfect... Ngga terlalu eneg, chewy, lembut, yummy! Meskipun rame banget, dia tetep 'ngatasi' dan antrinya masih wajar..



Dan cakenya itu buanyak rasanya. Anyway, lokasinya terletak di sebelah Pizza Hut manyar, depan bekas Supermarket Casa yang ada Hollandnya juga itu. Dan aku pun berfikir.. 'Ini jualan kue cubit kok sebelahan sama martabak ya' lol. Because kalo aku dikasih pilihan martabak atau kue cubit, aku gabisa milih!

Parkiran disini bener2 hectic, apalagi di jam jam dinner. Jadi kalian harus sabar buat cari parkiran.


  • Original + Quickmelt Cheese + Smoked Beef IDR 18.000,-



Pas tau harganya 'loh kok pricey'.. Dan pas tau rasanya, wow, worth the price! Rasanya mirip2 pizza.. Kejunya leleh didalam kue cubitnya, perfect banget deh yang ini! Wajib banget dicobain.. Karena nowadays, kue cubit identik dengan yang manis-2.

Dan yeah, rasanya jadi ada asin asinnya. But im pretty sure itu asin dari Kejunya, bukan ditambahin garam.

  • Greentea + Kitkat Greentea IDR 16.000,-


Kita bakalan dapet 6 biji kue cubit.. Yummy! Kitkat greentea emang paling match kalo dipasangin sama kitkat. Rasanya? jelas uenak pol. Matcha freak, I'm calling you!

  • Bubblegum + Fruity Pebbles IDR 16.000

Kue cubit favoriteku dimanapun: bubblegum yang dikasih fruity pebbles! Dan disini juga uenak bangetttt nget ngett.. Apalagi topping fruity pebbles itu always goes well! Crunchy campur lembek2 gitu..

Kalo mau yang lumer kek punyaku gini, bilang aja 'mba 1/3 mateng ya!' lol.




Pinchy Cake
Jln. Manyar Kertoajo (sebelah Pizza Hut Bonet)
Contact Line: @pinchy (use @)
Opening Hour: 17.00-22.00







1

Kedai Tua Baru: Beverages & Dessert

Tempat makan yang happening banget beberapa waktu terakhir ini! Yapp, siapa sih yang gatau Kedai Tua Baru ini? Terletak di Surabaya Pusat, tepatnya di Jalan Tegalsari. Next to boncafe.

Mereka menjual Indonesian food and Malaysian, ngga ada westernnya sama sekali sih. Dengan harga yang bener2 terjangkau! Makanan paling mahal di banderol dengan harga 35.800, wow! Pajak restaurant sebesar 10% dan service 5%, hmm, not bad lah ya?

Aku mencoba beberapa minuman di kedai tua baru, dan, enak semua kok. Di foto pertama, ada Es Legen (8.8k), Teh Tarik (10.8k), Milo Cao (11.8k). 


Es legen itu air buah siwalan, dannn, aku suka banget fix sama es ini! Kalo di Lamongan, kita bakalan sering nemuin minuman ini dipinggir jalan dan ditambahin gula aren. Plus potongan buah siwalan yang enak itu.

Btw, Milo Cao adalah minuman favoriteku dimanapun aku berada >,<

Selain 3 minuman diatas, kita juga cobain ini nih, Es Campur Chocolate (19.8k). Es campur ini isinya ada dawet, jelly2, cao, dll. Es campur ini, enak banget! Dan porsinya so big..


Untuk rasa makanan jangan ditanyain lagi deh, uenak banget. Hampir semua makanan disini rasanya perfect... Not bad lah.



Interiornya lucu, too fancy malah dengan harga segini. Buat bareng2 sama keluarga, temen, pacar, semuanya cocok. Ada pilihan indoor dan outdoor pula.. Dan, meskipun outdoor (smoking area), tetap ber AC lho! Jadi kalian ngga perlu takut kepanasan di outdoornya.


Kedai Tua Baru
Jln. Tegalsari No. 25 Surabaya
Reservasi: 0315310584/0315312210
Saran dan Pertanyaan: 081232228898 (SMS Only!)
Opening Hour: Everyday 11.00-21.30

Wifi is available
Budget: 150.000 (2 orang)
Valet Parking Service







0